Review:
Pada diklat kali ini masalah absen berhasil kami hilangkan. Yang absen hanya ada 5, dan mereka juga memiliki alasan yang logis.
Sesudah absen, kami mulai mengerjakan mading divisi kami masing-masing. Pengerjaan mading dibagi per divisi (divisi komputer mengerjakan mading komputer) dan kami diberi waktu 35 menit untuk menyelesaikan mading tersebut.
Pada akhirnya, tugas berhasil karena kami dapat menyelesaikannya tepat waktu. Namun sayangnya, masih ada satu kekurangan yaitu ada 6 orang anggota Tx 30 yang tidak tersebutkan di mading tersebut. Walau begitu tugas itu tetap berhasil, dan kami diberikan pengurangan PK.
Hitungan dari pengurangan PK tersebut yaitu adalah 31 (angkatan kami) + 34 (jumlah angkatan kami yang datang pada diklat waktu itu) = 65. Jadi PK kami yang sekarang adalah 118 - 65 = 53
Esensi:
- Bisa mengatur waktu
- Dapat membagi kerja dengan baik
- Kurang berinisiatif
- Bekerjasama
- Komunikasi antar kelompok
- Menjadi pemimpin yang baik
Wednesday, May 14, 2014
Review dan Esensi Diklat Teksound 13 Mei 2014
Pada hari itu saya tidak dapat mengikuti diklat, namun berdasarkan teman saya yang pertama dibahas saat diklat adalah masalah absen, karena saat itu jumlah yang absen ada cukup banyak. Seseorang dari angkatan kami (Ifal) pun menjamin bahwa diklat selanjutnya paling tidak yang hadir ada 30.
Hal yang selanjutnya dibahas adalah tugas blog. Ternyata, isi dari blog ada yang sama, ada yang melewati batas deadline, dan juga ada yang isinya belum lengkap. Sebagai konsekuensi, kami diberi tugas untuk memberikan solusi tentang masalah dari angkatan kami di blog induk dengan deadline pukul 6 pagi.
Setelah itu, kami diberikan hasil dari tes divisi kami. Hasil tersebut juga harus kami post ke blog induk, dengan deadline yang bersamaan dengan tugas konsekuensi. Pemilihan PJ dilakukan secara voting, dan yang terpilih adalah Ibra.
Kami juga diberi tugas lain lagi, yaitu mading. Mading tersebut harus berisikan anggota tx 30 divisi masing-masing, karya nyata mereka dan hal-hal yang ingin kami lakukan untuk divisi itu nantinya. Kami juga ditugaskan untuk membawa barang-barang seperti spidol, karton, lem, gunting, penggaris dll.
Esensi:
- Kurang komitmen
- Kurang berinisiatif
- Kurang peduli dengan angkatan
- Individualistis
- Masalah absen
Hal yang selanjutnya dibahas adalah tugas blog. Ternyata, isi dari blog ada yang sama, ada yang melewati batas deadline, dan juga ada yang isinya belum lengkap. Sebagai konsekuensi, kami diberi tugas untuk memberikan solusi tentang masalah dari angkatan kami di blog induk dengan deadline pukul 6 pagi.
Setelah itu, kami diberikan hasil dari tes divisi kami. Hasil tersebut juga harus kami post ke blog induk, dengan deadline yang bersamaan dengan tugas konsekuensi. Pemilihan PJ dilakukan secara voting, dan yang terpilih adalah Ibra.
Kami juga diberi tugas lain lagi, yaitu mading. Mading tersebut harus berisikan anggota tx 30 divisi masing-masing, karya nyata mereka dan hal-hal yang ingin kami lakukan untuk divisi itu nantinya. Kami juga ditugaskan untuk membawa barang-barang seperti spidol, karton, lem, gunting, penggaris dll.
Esensi:
- Kurang komitmen
- Kurang berinisiatif
- Kurang peduli dengan angkatan
- Individualistis
- Masalah absen
Saturday, May 10, 2014
Review, Opini dan Evaluasi dari Simulasi Event Seminar “How Technology Affect Us” Hari Sabtu 10 Mei 2014
Review, Opini dan Evaluasi dari Simulasi Event Seminar “How Technology Affect Us” Hari Sabtu 10 Mei 2014
Hasil Review :
Pada tanggal 10 Mei 2014, kami telah melaksanakan tugas yang berupa mengadakan simulasi event. Acara tertunda sampai pukul 08.30 karena adanya masalah menyangkut ruangan yang akan kami pakai untuk seminar.
Hal yang pertama kali dilakukan adalah doa bersama yang dipimpin oleh kedua MC; Haifa dan Ai. Setelah itu, Haidar dan Pranita yang merupakan PJ event memberikan sambutan. Seminar dimulai dengan presentasi dari otomotif. Presentasi tersebut dibawakan oleh Qadrin, Arkan, dan Ifal. Setelah itu Azka dan Athira melanjutkan presentasi dari divisi Eldi. Setelah otomotif dan eldi, Airin dan Tania maju untuk mempresentasikan bagian audio. Presentasi ditutup dengan games kecil berupa tebak lagu. Selanjutnya Aero maju, diwakili oleh Ibra dan Dhira. Pemberian materi terakhir dari komputer dilakukan oleh Rifky, Bestra dan Khairul.
Sebagai bagian terakhir dari seminar, kami memberikan games sebagai ice breaking. Games tersebut adalah tanya jawab seputar teknologi yang diberikan kami kepada anggota Tx 30. Bagi yang menjawab akan kami beri poin, dan yang mendapatkan poin paling banyak lah yang menang. Kami memberikan 5 hadiah untuk 5 pemenang, dan hadiah pertama berhasil didapatkan oleh Kak Hanif.
Seminar ditutup dengan doa yang dipimpin oleh PJ Event. Event kami selesai pada pukul 10.30. Setelah event selesai, kami diberi waktu break untuk mengembalikan ruangan tempat seminar seperti semula sebelum kakak Tx 30 kembali untuk memberikan evaluasi tentang event kami.
Evaluasi
Kekurangan :
-Masih kurang cocok antara tema dan materi
-Harusnya lebih menguasai presentasi dan tidak membaca
-Tx 31 kurang memperhatikan
-Games tidak harus berhubungan dengan tema, dan harusnya diberikan ice breaking di setiap akhir pemberian materi
-Peraturan kurang tegas, masih banyak yang melanggar dan tidak ditegur
Kelebihan :
-Presentasi bagus
-Susunan acara rapih
-Telah memperhatikan detail kecil seperti konsumsi, dokumentasi dll
Opini
Di event ini, kami dapat menambah pengetahuan tentang teknologi melalui presentasi-presentasi yang dibawakan. Kami juga menambah pengalaman dan lebih mengetahui bagaimana cara membuat sebuah event, sehingga jika kami nantinya akan harus mengurus suatu event kami dapat belajar dari kekurangan-kekurangan kami yang sekarang supaya tidak diulangi lagi.
Review dan Esensi dari Diklat Teksound Hari Jumat 9 Mei 2014
Review dan Esensi dari Diklat Teksound Hari Jumat 9 Mei 2014
Hasil Review :
Kami telah berhasil menyelesaikan masalah absen dengan memberlakukan denda bagi yang absen dengan alasan yang tidak logis, sehingga pada diklat kali ini yang tidak datang hanya ada 3 orang, dan juga dengan alasan yang logis.
Setelah memasuki ruangan, kami harus menutup mata kami dan saat itu anggota Teksound 29 masuk. Masalah-masalah angkatan kami kembali dibahas oleh Teksound 29, yaitu individualistis, batu, tidak peka, kuranh beretika, tidak solid, kurang disiplin, dan kurangnya komitmen.
Karena banyaknya kesalahan angkatan kami yang belum diperbaiki dari awal diklat hingga saat ini, Teksound 29 menugaskan Kak Ary da Kak Wulan untuk seri 22 kali sebagai bayaran dari PK kami. Namun karena kami memutuskan untuk bertanggung jawab atas PK kami sendiri, maka tidak jadi.
Karena banyaknya angkatan kami yang belum berbicara selama diklat, nametag teman-teman kami yang belum sempat berbicara diambil oleh Teksound 29 sebagai jaminan. Kami diharapkan untuk bisa lebih aktif sebelum pelantikan dan memperbaiki masalah-masalah angkatan kami jika ingin mendapatkan nametag-nametag tersebut kembali.
Esensi :
-Jaga etika
-Jangan individualistis
-Lebih aktif dalam forum
-Harus kompak
-Sigap dalam membela teman
-Peka terhadap situasi dan kondisi
-Lebih disiplin
-Tunjukkan komitmen kepada Teksound
Review dan Esensi dari Diklat Teksound Hari Selasa 6 Mei 2014
Review dan Esensi dari Diklat Teksound Hari Selasa 6 Mei 2014
Hasil Review :
Kami telah membahas beberapa kesalahan kami pada diklat ini, yaitu individualistis dan masalah absen. Pada diklat ini, anggota tx beta 31 yang hadir hanya ada 25 dari 39 orang. Kami ditugaskan untuk segera mencari solusi untuk masalah ini setelah diklat selesai.
Saat diklat juga disebutkan bahwa dua minggu lagi pelantikan bagi kami akan berlangsung, dan karena itu kami harus menghilangkan masalah-masalah yang ada pada angkatan kami sebelum pelantikan tersebut berlangsung.
Pada diklat kali ini, kami telah diberikan tugas untuk menyelenggarakan simulasi event yang berlangsung pada hari Sabtu, 10 Mei 2014. Kami harus telah menentukan PJ vent pada malam itu dan panitia event paling lambat ditentukan hari Kamis.
Selain itu, untuk diklat selanjutnya yang berlangsung pada hari Jumat, semua anggota beta Tx 31 harus datang semua.
Esensi :
-Masalah absen
-Lebih aktif dalam forum
-Jangan individualistis
-Lebih peka terhadap situasi dan kondisi
-Kami masih kurang berkomitmen
Friday, February 28, 2014
Wawancara
Pertanyaan Wawancara
1.
Apakah
ada halangan bagi kakak dalam menjalani aktivitas teksound?
2.
Menurut kakak, apakah kondisi yang mengganggu
kbm seperti banjir juga mengganggu kegiatan teksound?
3.
Apakah teksound telah membantu kakak dalam
mendalami bidang yang ingin kakak pelajari?
Jawaban Wawancara
1. Kak Andira Wulandari
1.
Halangan sih dalam melakukan apa aja sih pasti
ada halangannya, kalau untuk proker, halangannya bisa dari sesama anggota,
masalah izin dengan sekolah, proposal tidak diterima, dana tidak mencukupi,
dll.
2.
Kalau untuk Y.O.A dan diklat ya pasti sangat
terganggu karena memang di sekolah lokasinya, sedangkan yang lain tidak begitu
terganggu karena bisa di luar sekolah.
3.
Sangat membantu sih dalam bidang teknologinya
karena saya suka tetapi kalau di bidang sekolah sih memang tidak berhubungan
dengan teksound.
2. Kak Kamal Nadjieb
1.
–
2.
Pasti terganggu. Koordinasi terganggu, deadline
banyak yang mundur. Tapi the show must go on.
3.
Iya, khususnya dari divisi saya, Divisi
Komputer.
3. Kak Wibisono
1.
Halangan pasti ada mau kecil atau gede tinggal
kitanya aja gimana cara nyikapinnya.
2.
Ganggunya kita jadi susah kalo mau ngumpul di
hari sekolah gara-gara pusdiklat sama diklat jadi diundur terus.
3.
Sebenernya gue masuk teksound sekedar hobi aja
awalnya tapi pas udah jadi itu ngebantu banget kayak misalnya eldi bisa
diajarin coding dll.
4. Kak Dhimas Andrianto
1.
Ya pasti sih ada halangan. tapi ya gw pasti ada
usaha buat bisa tetep jalanin tx juga.
2.
Sebenernya nggak terlalu mengganggu. Soalnya pas
ngungsi anak tx sendiri juga masih sering ngumpul jadi gak berpengaruh banget.
3.
Membantu banget. Karena kalo dalemin bidang
tersebut sendirian bagi gue kurang asik, kalo bareng tx juga jadi lebih fun +
bisa saling ngajarin juga.
5. Kak Meilia Nur
1.
Biasanya halangannya itu kalo lagi ngerjain
proker bareng-bareng. Kadang susah buat ngumpul dan bikin suatu konsep karna
ada aja yang mau les, dll. Kalo untuk diri sendiri asalkan punya komitmen dan
tau prioritas, halangan bisa diperkecil.
2.
Kalo buat kegiatan tx, banjir sangatt
mengganggu. Kayak TOA yang peralatannya lagi diperbaharui semua. Setiap mau
ngecek dan ganti kabel yang ke kantin pasti banjir. Kalo yang mengganggu kbm
itu selain banjir menurut saya guru yang suka nggak masuk waktu pelajaran dia,
atau guru yang masuk kelas tapi ngajarnya suka males-malesan, suasana kelas
yang kurang kondusif juga.
3.
Sudah sangat membantu, terutama karena
temen-temennya mau bantu kalo misalnya ada yang nggak saya tau.
6. Kak Faudy Hamka
1.
Ada, halangannya karena orang tua yang kurang
mendukung karena dianggap bikin nilai turun.
2.
Nggak, karena kegiatan tx kan gak harus di
sekolah.
3.
Saya masuk divisi aero karena memiliki hobby
tapi bekum ngerti apa-apa, dengan tx jadi ngerti.
7. Kak Fandy Winasis
1.
Waktu, belajar dan organisasi agak susah buat
diatur. Sama izin orang tua. Kebetulan ortu saya agak strict minta saya cuma fokus
belajar.
2.
Agak ganggu sih, kayak T.O.A belom jalan-jalan
juga karena banjir, tapi kalo rapat buat proker gak ada masalah.
3.
Kalo bidang organisasi sih membantu banget,
kayak bener-bener skill organisasinya 0 jadi ada. Kalo bidang audionya, hmm
kurang sih menurut kakak, skill broadcastingnya ada tapi software-nya dikit
banget.
8. Kak Muhammad Rais Fawwazi
1.
Ada sih, saya kan aktifnya di pk, jadi suka
susah buat bagi waktu. Biasanya yang diprioritasin itu pk.
2.
Iya, kalo kegiatannya harus dilaksanakan di
sekolah.
3.
Saya kurang aktif di teksound, jadi banyak
pelajaran yang “miss”.
9. Kak Machfudz Sumantri
1.
Gaada, kalo udah komit pasti semua bisa dilalui.
2.
–
3.
Membantu karena di sini saya lebih mengerti
otomotif.
10. Kak Maulydia Triviana
1.
Nggak ada.
2.
Iya karena banjir TOA nggak bisa mulai.
3.
Iya ngebantu.
11. Kak Karunia Budisatrio
1.
Saya rasa tidak..
2.
Kayaknya sih nggak.. Tapi yang ngeganggu
palingan kalo pas TOA peralatannya belom bener kan agak kehambat untuk
ngejalaninnya pas hari itu.
3.
Iya tapi nggak begitu signifikan.
12. Kak Finian Dimintri
1.
Alhamdulillah tidak ada.
2.
Tidak, karena kalau kegiatan tx bisa dilakukan
di tempat lain yang lebih memungkinkan.
3.
Iya, gue jadi dapet ilmu baru, gak cuma ilmu
yang dari diklat-diklat divisi aja tapi juga gimana cara berorganisasi.
13. Kak Arefo Estrada
1.
Halangan ya pasti ada, terutama bagi waktu
antara subsi, pelajaran, sama individu.
2.
Mungkin karena hanya TOA yang akan dilaksanakan
akhir-akhir ini, hanya proker tersebut yang terganggu dengan banjir karena
penyelenggaraannya semakin mundur, dan proker selain itu tak ada yang
terganggu.
3.
Ya, cukup membantu dalam bidang robotik yang
ingin saya ikuti.
14. Kak Dwiammanta Asprilia R.
1.
Kalo gua sih, sejauh ini masih belum ada.
2.
Kayaknya nggak ya, alhamdulillah kegiatan kami
gak begitu menggunakan fasilitas sekolah banget, ya paling tower sih, tapi di
luar sekolah kan bisa.
3.
Iya, kayak mempelajari cara menggunakan visual
basic di komputer, gue udah agak lancar yang dulunya gak bisa, sebenernya di
sekolah sih udah tapi pas di tx kan enak tuh diajarin temen-temen.
15. Kak Ary Setio
1.
Gak. Paling ada kalo kebanyakan ngumpul sama
ortu. Tapi bisa ngeloby dan akhirnya boleh.
2.
Pastinya.
3.
Iya, dari diklat-diklatnya sendiri diklat
komputer.
16. Kak Faris Pusponegoro
1.
Ada, biasanya dalam menyesuaikan waktu dengan
acara/kegiatan orang tua/sekolah/les.
2.
Bagi saya tidak, karena kami, tx 30 bisa ngumpul
bareng di tempat selain sekolah.
3.
Tentu saja, kami dalam satu divisi saling
berbagi pengetahuan dan masing-masing dari kami memiliki keahlian khusus, jadi
pengetahuan kami lebih meluas.
17. Kak Rayhan Maulana
1.
Nggak ada.
2.
Untuk itu, kemungkinan sih gak terlalu
berpengaruh, soalnya tergantung dari kegiatannya juga, kalo dalam ruang lingkup
sekolah akan mengganggu kalo di luar ruang lingkup sekolah nggak.
3.
Cukup membantu, dengan diklat otomotif, gua jadi
lebih ngerti tentang mobil.
18. Joshua Parulian S.
1.
Ada, kegiatan suka ada yang bentrok.
2.
Iya, buktinya TOA masih belum jalan karena
banjir.
3.
Contohnya, divisi saya eldi, di eldi saya
belajar mendalami robotika yang saya ingin pelajari.
19. Kak Rezki Dwi Darmawan
1.
Cuma halangan tak terduga, kayak waktu (macet),
aksesibilitas (banjir) dll.
2.
Iya. Jadwal kaderisasi dan diklat sempit, jadi
gabisa di-prepare dengan sangat baik.
3.
Sangat. Diklatnya berguna banget. Diajarinnya
juga gak seformal di sekolah, jadi lebih gampang masuk.
20. Kak Ibrahim
1.
Sebenernya bukan halangan, tapi mungkin lebih ke
prioritas. Karena dalam skala prioritas yang saya punya, teksound bukan yang
paling atas. Sehingga saya terkadang tidak dapat menghadiri kegiatan teksound
seperti rapat-rapat atau diklat.
2.
Iya, karena kegiatan teksound juga ada yang
memakai fasilitas sekolah seperti diklat dan TOA. Jadi otomatis keganggu.
3.
Kalo teksound dibilang membantu secara langsung,
sebenernya tidak terlalu (dalam artian mendapat banyak materi langsung dari
diklat). Tapi di teksound saya menemukan orang-orang yang memiliki interest
yang sama dengan bidang yang saya sukai, sehingga saya mendapatkan informasi
dan pengetahuan yang lebih dari teman-teman teksound saya.
21. Kak Kristalia Maysiana
1.
Ada... Saya aksel jadi sering dibatasin sama
guru...
2.
Enggak juga sih. Palingan TOA yang keganggu.
Karena kan emang harus di sekolah. Justru kalo banjir malah bisa ngumpul dulu
kan.
3.
Kalo skill organisasi sih ngebantu tapi yang
skill technonya belum yaa karena hobi saya sama orientasi jurusan kuliah beda
bidang.. Bisa dikembangin sendiri sih cuma belum sempat ajaa.
22. Kak M. Aufa Husen
1.
Hmm... Tergantung kondisi sih tapi kalo halangan
yang bener sampe gue gak bisa sama sekali ikut acara-acara teksound sih nggak
ada paling kalo waktu ya menyesuaikan aja.
2.
Kondisi yang mengganggu belajar kan banyak
banget tapi secara umum sih tx lebih fleksibel paling kalo ada proker-proker di
sekolah kayak lomba gitu kan kalo ada banjir keganggu banget.
3.
Gue baru mulai suka elektronika ketika masuk tx
dan sekarang jadi salah satu hobby gue.
23. Kak Dimas Andriyanto
1.
Ada. Halangan pasti ada tapi harus dilewati.
2.
Tidak juga.
3.
Belum. Dalam bidang teknologi belum, dalam
bidang organisasi sudah cukup membantu.
24. Kak Alvin Julian
1.
Belom ada sih halangannya.
2.
Kayaknya gaada deh.
3.
Menurut gua sih udah.
25. Kak Alamson
1.
Tidak ada.
2.
Cukup mengganggu karena proker TOA tidak
berlangsung sesuai jadwal.
3.
Ya contohnya komputer.
26. Kak Adhitia Rangga
1.
Paling kalo gua pribadi ngebagi tx sama osis aja
yang harus diperhatiin.
2.
Pastilahh, kayak kemaren aja mestinyakan ada
diklat tapi gabisa, sama ada teksound on project tapi diundur.
3.
Iyaa, gua pengen kuliah teknik mesin, trus masuk
aero biar bisa masuk pesawat jugaa.
27. Kak Rani Edina
1.
Ada.
2.
Iya, proker TOA tidak bisa dilaksanakan.
3.
Belum sepenuhnya.
28. Kak Derry Askandari
1.
Gak.
2.
Gak.
3.
Ya. Pola pikir mengenai bidang tersebut lebih
berkembang.
29. Kak Ryan Riyadi
1.
Waktu.
2.
Gak juga. Tx bisa di mana aja. Flexible.
3.
Nggak juga.
30. Kak Dicky Rivanda
1.
Nggak ada.
2.
Nggak, soalnya kan kegiatan teksound nggak harus
dilaksanakan di sekolah.
3.
Sudah.
31. Kak Raihan Ghifari
1.
Halangan? Kalo bagi gua sendiri sih gak ada,
tugas subsi gua kerjain sebaik mungkin tanggung jawab sepertinya.
2.
Banjir menurut gue gak terlalu mengganggu
kegiatan teksound, kami mencoba fleksibel aja.
3.
Membantu gue di bidang komputer dalam asah
skill.
32. Kak Ibrahim A. Hilmy
1.
Halangannya kegiatan-kegiatan subseksi lain yang
menghalangi saya mengerjakan kegiatan teksound.
2.
Iya, tentu saja soalnya kalau mau ngadain
kegiatan kan harus izin sama guru, dan guru nggak bisa ditemuin kalo banjir.
3.
Sebenernya semua orang yang milih tx ya pasti
pengen belajar teknologi kan? Jadi iya, tx sudah membantu saya dalam mendalami
teknologi.
33. Kak Ghina Alika
1.
Nggak.
2.
Nggak, tx kan fleksibel.
3.
Iya.
34. Kak Kharisma Riga
1.
Tidak ada.
2.
Tidak, karena alat komunikasi sudah maju.
3.
Sudah.
35. Kak Naufal Ghifari R.
1.
Halangan sih nggak ada, orang tua ngedukung, dan
masih ada waktu buat teksound.
2.
Ya pastinya. Kita itu harusnya jadwal dari
Januari udah mulai, cuma karena sebulan makan waktu jadi harus dipadetin lagi.
3.
Iya, karena bisa contact alumni buat bimbing.
Kalo alumni dan guenya kosong, bisa ketemu terus diklat.
36. Kak Hanif Raihan Ghany
1.
Ya mungkin kan gue nggak cuma teksound doang.
Gue harus sekolah juga, intinya mungkin membagi waktu sih.
2.
Iya. Misalnya ini harusnya udah diklat
teknologi, tapi berhubung di pusdiklat satu bulan jadi diundur.
3.
Iya sih, divisi gue kan aero. Dari diklat yang
gue jalanin itu ngebantu.
37. Izzudin Alghifari
1.
Halangan ya kayak ngebagi waktu karena selain tx
ada kesibukkan lain juga.
2.
Iya, apalagi jadwal karena sering menunda diklat.
3.
Iya, udah membantu.
38. Kak Muhammad Eraz A. I
1.
Nggak ada, paling cuma masalah waktu doang.
2.
Pastilah.
3.
Lumayan sih, bantu gue.
39. Kak Surviantoro Ilham Y.
1.
Halangannya paling kalau misalnya bentrok jadwal
dengan urusan PK dan pelajaran.
2.
Menurut saya pribadi belum karena masih ada
kesalahan yang terulang tiap tahun.
3.
Iya membantu saya dalam programming.
40. Kak Rifqi Putra Nanda
1.
Mungkin setelah kelas 2 baru kerasa ada halangan
pelajaran dan lain-lain. Dan memang tanggung jawab dalam tx menjadi lebih
besar.
2.
Tentu. Saat banjir kemarin yang parah,
rencananya tower mau direnovasi dan TOA juga mau direncanain, tapi gak bisa
gara-gara banjir. Kedua kegiatan diklat kalian juga jadi terganggu gara-gara
banjir.
3.
Tentu. Contohnya saat taun kemarin saat saya
menjadi anda, tx 39 mengundang orang dari toyota untuk presentasi di sini dan
itu bener-bener manambah pengetahuan gue dalam teknologi khususnya otomotif.
41. Kak Aji Imawan Omi
1.
Halangan nggak ada, paling cuma masalah ngebagi
waktu.
2.
Iya ngeganggu, contohnya juga diklat kalian jadi
diundur.
3.
Iya membantu.
42. Kak Hibban Zhafran
1.
Halangan dalam teksound paling cuma kayak banyak
pendapat, banyak debat.
2.
Iya, kadang sih nggak kadang iya.
3.
Iya membantu.
43. Kak Muhammad Akha D.
1.
Halangan sih cuma waktu gara-gara sekolah.
2.
Kalo kegiatan teksound sendiri kan bisa di rumah
temen, jadi nggak terlalu ngeganggu.
3.
Membantu cukup, karena diklat-diklatnya kan juga
efektif dan bagus, pendiklatnya juga berpengalaman.
44. Kak Valdi Noor Azhar
1.
Kalo kita udah berkomitmen buat TX
halangan-halangan yang ada bisa kita lewati buat aktif di TX, jadi gak ada
halangan berarti buat gua.
2.
Ini agak nyambung sama point pertama barusan,
mungkin kondisi tersebut sedikit mengganggu aktivitas kita. Tapi kalo kita
komitmen dan kreatif pasti halangan bisa kita lewati misalnya gak harus ngumpul
di sekolah buat jalanin aktivitas tx bisa aja di rumah salah satu anggota atau
di manapun.
3.
Di TX kita belajar dan berkarya barengan dengan orang-orang
yang mempunya minat yang sama, jadi proses belajar dan berkarya menjadi fun dan
easy.
Subscribe to:
Posts (Atom)